Mangsa Atau Salah Memilih?

Baca versi Jawi di sini.

Aturan kehidupan dunia sangat kompleks dan dinamik, ledakan perubahan dan kejadian boleh berlaku dengan sekelip mata, kadang-kala di luar jangkaan akal manusia.

Ada kalanya para remaja merasakan diri mereka tersepit di dalam keganasan putaran dunia, terpenjara, tiada kebebasan, tidak difahami serta dikongkong kehidupan mereka.

Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ada yang terkandas akibat gagal mengawal emosi, nafsu dan kehendak, lantas bertindak tanpa berfikir panjang, akhirnya membawa mereka kepada kesesatan akhlak dan moral.

Setelah terbabas dan semakin ketinggalan, mereka mencari dan berkumpul sesama rakan-rakan sehaluan, dalam mencari identiti diri mereka bertindak mengikut rentak hati yang mungkin telah jauh tersasar, lantas membawa diri lebih jauh dari kebenaran yang nyata.

Sehingga ramai yang merasakan bahawa dunia dan manusia di sekeliling tidak lagi dapat memahami mereka; namun alpa untuk melihat bahawa merekalah yang gagal memahami realiti dunia dan kehidupan.

Justeru, anak-anak harus dibimbing sejak kecil, diberikan kefahaman tentang aspek spiritual dan kerohanian, agar dapat berfikir dengan lebih matang serta tidak mudah terpesong daripada jalan kebenaran.

Kehidupan tanpa agama adalah ibarat belayar di lautan luas tanpa arah tuju dan persediaan, dibawa arus akan hanyut, dipukul badai akan karam. Tanpa agama, manusia tidak akan mampu mengharungi dan merentasi laut samudera kehidupan untuk tiba di syurga Allah pada akhirnya.

Lantaran lautan tidak mempunyai laluan yang tetap, tiada papan tanda dan mercu tanda untuk menetapkan arah; maka kita sering melihatnya sebagai satu kotak pasir bagi kehidupan kita. Sekalipun jika kita menghala ke arah yang salah, pada satu masa kita tetap akan sampai jua ke daratan, namun hakikatnya ianya bukanlah destinasinya yang kita kehendaki.

Jika kita mahu ke tanah timur, tetapi perjalanan kita menghala ke utara, tidak mungkin akan kita tiba di tanah timur sehinggalah kita menukar arah dan berlayar ke arah timur; itu pun jika kita sempat bertukar arah sebelum tibanya ribut yang membadai nyawa setiap insan di dalam bahtera.

Begitu juga dengan kehidupan manusia, ada yang jika terpesong arahnya pun masih dianggap sebagai jalan yang benar selagi tiada bencana yang melanda; mereka hanya akan sedar bahawa ia jalan yang salah apabila telah tiba akhirnya ke tempat jauh daripada arah yang dituju.

Ada yang bertuah, mereka sempat melihat dahulu suasana daratan sebelum melempar sauh, lantas masih sempat bertukar arah dan bergegas ke arah yang sebenar; tetapi tidak semua insan bernasib baik sebegitu.

Ada juga yang tidak mahu mengaku kelemahan diri, tak tahu menari, dikatakan lantai jungkang-jungkit; siang dan malam hidupnya meracau, mencari salah orang lain atas kelemahan diri sendiri.

Musang terjun, lantai terjungkat, tiada gunanya berdegil menegakkan benang basah, mengadu domba untuk kesenagan diri, sambil mencari lantai terjungkat. Bangkai gajah bolehkah ditutup dengan nyiru? Jangan sudah terperosok, baru hendak membaiki lantai.

Hidup ini ibarat putaran roda; ada pahit, ada manisnya; ada susah, ada senangnya; ada yang di atas dan ada yang di bawah; kepada yang beriman, kepada Allah kita berserah.

Manusia harus kuat dan berani mengaku kesilapan diri, berjiwa besar untuk bangkit kembali dan berpatah balik menuju jalan yang lurus; sesat di hujung jalan, balik ke pangkal jalan; namun mampukah kita bangkit sebelum terlambat?

Asam rumbia dibelah-belah,
     Buah separah dalam raga;
Dunia ikut firman Allah,
     Akhirat juga mendapat syurga.

Tornadoes Hit Southern US Killing At Least 33 – Photos

(CNN)-A storm system that caused the deaths of at least 32 people and ripped apart homes in the South, and downed trees and power lines along much of the East Coast was largely a fresh and scary memory Monday night.

From Texas to South Carolina, reports of at least 40 tornadoes spanned more than 1,200 miles, the National Weather Service said Monday.Radar data from the weather service suggests some tornadoes in Mississippi were on the ground for more than an hour and might have tracked at least 100 miles.

The system tore the roofs off many houses and killed people in six states before lashing other homes as it moved up the East Coast knocking trees onto roads and knocking out power to many.

A car is partially covered by the debris of a house torn apart in Livingston, South Carolina.In the South there was extensive damage in some areas.In Mississippi, at least 11 people were killed, the state’s Department of Emergency Management said.

At least nine people were killed in storm-related incidents in South Carolina, the state’s governor Henry McMaster announced Monday. One of those killed was a security guard at a BorgWarner plant in Seneca.

Five people in South Carolina’s Hampton County were killed in the early morning hours Monday, according to a Susanne Peeples, director of the county’s emergency management department.

In Georgia, eight people were killed — including five people in Murray County and one man in Cartersville, local officials said.At least one house in Upson County, Georgia, was picked up and moved by the storm, CNN affiliate WSB reported Monday.

And in Arkansas, one person was killed after a tree fell on a home in Jefferson County, county emergency management director Karen Blevins said.

North Carolina also reported one death. Gov. Roy Cooper said a Davidson County woman died when a tree fell on her home. There were two deaths in Tennessee, according to officials.

Now states already grappling with the coronavirus pandemic are trying to recover from this outbreak of storms.

Emergency officials told residents that sheltering from the storms takes priority over the social distancing guidelines in place to slow the spread of coronavirus.

The Mississippi Emergency Management Agency emphasized that people should have a safe place to go — and if that’s a public shelter, to continue practicing social distancing.

“If you go to a public shelter please wear a mask, bandana, or scarf around your nose and mouth,” MEMA tweeted.

Louisiana Gov. John Bel Edwards went to see tornado damage in Ouachita Parish. He wore a mask and kept his distance from the people who were dealing with damaged or destroyed homes.

“And it’s always a delicate balance because I saw people who were out working hard already to get past the tornado damage and I saw some people in some homes that were obviously not going to be habitable tonight, or anytime soon,” but he couldn’t talk to them, the governor said.